Menangisi nasibmu ternyata bisa bikin turun berat badan

Pada sekitar Tahun 1980an, seorang ahli biokimia bernama Willian H, Frey, PhD menemukan bahwan wanita menangis rata-rata 5,3 kali dalam per bulan, sedangkan pria menangis rata-rata 1,3 kali per bulan, menangis disini didefinisikan sebagai apa saja mulai dari mata yang lembab hingga isakan penuh. Secara biologis, mungkin ada alasan wanita lebih banyak menangis daripada pria: Testosteron dapat menghambat menangis, sementara hormon prolaktin (terlihat pada level yang lebih tinggi pada wanita) dapat mempromosikannya. Tetapi keinginan untuk menangis tidak semuanya alami.

Beberapa dari kamu mungkin tidak percaya bahwa kamu dapat menurunkan berat badan dengan membiarkan emosi kamu keluar. Ada terlalu banyak dari kita yang telah melalui situasi ini dan kita tahu bahwa itu adalah lingkaran setan: kamu stres, makan lebih banyak, dan setelah beberapa hari menyadari bahwa celana jeans favorit kamu terlalu ketat. Bagaimana kita bisa mengharapkan penurunan berat badan dalam situasi ini?

Tampaknya kita tidak sepenuhnya memahami intinya. Memang benar bahwa kortisol, hormon yang dilepaskan sebagai respons terhadap stres, terkait dengan obesitas.

Banyak dari kita tahu bahwa hormon ini membantu kita melawan apa pun yang menegangkan atau menegangkan. Masalahnya di sini adalah bahwa saat ini orang tidak secara fisik berjuang untuk bertahan hidup, tetapi lebih memilih untuk duduk dan merebus kemarahan dan frustrasi mereka. Akibatnya, tubuh kita berpikir bahwa kita telah menggunakan sejumlah kalori untuk mengatasi stres kita dan bahwa kita perlu mengisi mereka, bahkan jika kita tidak melakukannya.

Sementara itu, para ilmuwan telah menemukan bahwa air mata emosional mengandung hormon yang meningkatkan kadar kortisol. Mereka adalah prolaktin, leu-enkephalin, dan adrenokortikotropin (juga disebut ACTH). Semua ini diproduksi ketika kita berada di bawah banyak tekanan.

Jadi ketika kita tidak menekan emosi kita dan secara fisik menangis dikotak duka lara, hormon-hormon ini dilepaskan dan kadar kortisol kita berkurang. Akibatnya, tubuh kita mendapat sinyal bahwa kita tidak harus mempertahankan lemak karena situasi yang penuh tekanan sudah berakhir sekarang.

Para ilmuwan juga menambahkan bahwa waktu terbaik untuk menangis tersedu-sedu adalah dari sekitar 7-10 hal. Ini adalah saat ketika kebanyakan orang cenderung bersama orang-orang yang mereka sukai atau menonton film yang dapat membuat mereka menangis.

Jadi, jika hubungan kamu berakhir atau jika kamu mengalami masa-masa sulit lainnya, cobalah untuk mengakhiri semuanya. Sesi menangis yang baik adalah metode yang paling efektif untuk menenangkan pikiran kita dan memulai awal yang baru dengan tubuh impian kamu.

Diterjemahkan dari: https://brightside.me/wonder-curiosities/crying-for-your-ex-can-help-you-lose-weight-according-to-a-study-735160/

Comments

comments

rambutponi Written by:

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *