Pendidikan Keamanan Informasi di Indonesia

Sumber: http://www.ciso.co.id/kurikulum-pendidikan-keamanan-informasi-di-indonesia/

Menurut hasil survei PWC tahun 2013, di negara Inggris yang mengatakan bahwa 44% melakukan pelatihan untuk karyawannya tentang keamanan informasi setelah terjadi kebocoran informasi pada perusahaan bersangkutan dan ironisnya perusahaan yang disurvei hanya 8% yang mengalokasikan anggaran khusus untuk keamananan informasi dari anggaran IT yang diajukan. Walau demikian 50% dari perusahaan menyatakan akan meningkatkan anggaran untuk program keamanan informasi. Lebih jauh lagi hasil survei tentang kesadaran atau pendidikan yang cukup untuk para karyawan perusahaan oleh pemerintah inggris tahun 2012 (khususnya departemen bisnis, inovasi dan keterampilan) masih dirasakan kurang pada perusahaan besar dan bahkan sangat kurang untuk perusahaan kecil dan menengah.

Negara Indonesia sendiri mulai sadar pentingnya keamanan informasi pada saat situs KPU diretas tahun 2004 sehingga informasi untuk layanan publik sama sekali tidak dapat dipertanggung jawabkan. Sejak itu, pemerintah lewat KEMKOMINFO mengeluarkan Undang-undang yang terkenal yaitu UU ITE no 11 tahun 2008. KEMKOMINFO pun berbenah dengan membentuk diretorat baru yaitu Direktorat Keamanan Informasi dan IDSIRTII (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure) yang mempunyai tujuan meningkatkan kesadaran keamanan informasi pada pemerintah dan kalangan praktisi yang menyelenggarakan jasa Internet untuk layanan publik. Sejak itu, KEMKOMINFO terus menerbitkan berbagai surat edaran tentang keberadaan Direktorat baru yaitu Direktorat Keamanan Informasi dan tata kelola keamanan informasi dilingkungan pemerintahan (Surat Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor: 133/KEP/M/KOMINFO/04/2010 tentang Tim Koordinasi Keamanan Informasi Indonesia; Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor: 01/SE/M.KOMINFO/02/2011; Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor: 5/SE/M.KOMINFO/07/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Keamanan Informasi bagi Penyelenggara Pelayanan Publik).

Comments

comments

rambutponi Written by:

Comments are closed.